HARIANMEMOKEPRI.COM – PLN terus menggenjot upaya pemulihan sistem kelistrikan di Pulau Lingga setelah terjadinya defisit daya yang menyebabkan pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah.

Selain memperbaiki mesin pembangkit yang mengalami gangguan, PLN juga mendatangkan sejumlah genset dari berbagai daerah di Indonesia guna memperkuat pasokan listrik sementara.

Berdasarkan laporan perkembangan (update progress) PLTD Musai per Sabtu (27/6/2026), berbagai langkah percepatan terus dilakukan untuk mengatasi gangguan pada mesin pembangkit sekaligus menjaga keandalan sistem kelistrikan melayani Kecamatan Lingga, Lingga Timur, dan Lingga Utara.

Manager ULP PLTD Dabo Singkep, Suheri, mengatakan dari lima unit mesin yang sebelumnya mengalami gangguan, tiga unit kini telah selesai diperbaiki dan kembali beroperasi.

Saat ini tiga mesin sebelumnya mengalami gangguan sudah kembali beroperasi. Sementara dua unit lainnya masih dalam proses perbaikan di workshop.

“Selain itu, kami juga mendapat tambahan satu unit mesin baru yang sedang dalam proses pengiriman dari Jakarta,” ujar Suheri kepada Harianmemokepri.com.

Meski demikian, pasokan listrik di Pulau Lingga masih mengalami defisit daya sehingga PLN masih menerapkan pemadaman bergilir sebagai upaya menjaga kestabilan sistem kelistrikan.

Untuk mempercepat proses pemulihan, PLN juga mengerahkan sejumlah genset mobile dari berbagai wilayah di Indonesia.

Bantuan tersebut terdiri atas satu unit genset berkapasitas 275 kVA dari PLN Dumai, satu unit 300 kVA dari PLN Bangka Belitung, serta empat unit genset lainnya berkapasitas 125 kVA, 250 kVA, 160 kVA, dan 100 kVA saat ini sedang diberangkatkan dari Aceh menuju Lingga melalui Pelabuhan Buton.

Menurut Suheri, mobilisasi genset tersebut merupakan bentuk komitmen PLN dalam mempercepat normalisasi sistem kelistrikan sekaligus mengurangi dampak pemadaman yang dirasakan masyarakat.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak pembangkitan dan mengusulkan adanya mesin cadangan. Harapannya, jika suatu saat terjadi gangguan pada salah satu mesin, masih ada unit lain yang dapat membackup sehingga sistem tidak kembali mengalami defisit seperti saat ini,” katanya.

Selain melakukan penanganan teknis, PLN juga terus menyampaikan perkembangan proses pemulihan kepada masyarakat melalui pemerintah desa dan tokoh masyarakat di wilayah terdampak.

“Setiap perkembangan selalu kami sampaikan. Kami berharap informasi yang kami bagikan dapat diteruskan oleh pemerintah desa kepada masyarakat sehingga warga mengetahui kondisi terkini dan langkah-langkah yang sedang dilakukan PLN,” jelas Suheri.

Di akhir keterangannya, Suheri menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Pulau Lingga atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pemadaman bergilir.

“Kami memohon maaf kepada masyarakat atas dampak yang ditimbulkan akibat kondisi defisit daya ini. Tim teknis terus bekerja maksimal di lapangan, dibantu personel dari unit-unit lain serta dukungan pengiriman genset dari berbagai daerah. Kami berharap proses pemulihan dapat berjalan lancar sehingga pelayanan listrik kembali normal,” tutupnya.

Hingga kini, PLN terus melakukan berbagai langkah percepatan agar sistem kelistrikan di Pulau Lingga kembali andal, sehingga pasokan listrik kepada masyarakat dapat segera pulih secara normal.