HARIANMEMOKEPRI.COM – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Tahun Anggaran 2025 dilaksanakan oleh Kodim 0315 Tanjungpinang di Desa Panggak Laut, Kecamatan Daik, Kabupaten Lingga, menunjukkan progres signifikan.

Pada Rabu, 28 Mei 2025, pembukaan jalan baru sepanjang 3 kilometer dengan lebar 6 meter telah mencapai 100 persen.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD yang bertujuan membuka akses dan mempercepat mobilitas masyarakat di daerah tersebut. Untuk pekerjaan penimbunan jalan, progres telah mencapai 78 persen,” jelas Pasiter Dim Mayor Inf Sangkot.

Sasaran Fisik dan Peralatan

Beberapa peralatan berat dan alat bantu digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini, di antaranya:

1 unit excavator (Cobelco),

1 unit truk pengangkut material,

serta alat manual seperti cangkul, sekop, arco, dan vibrator molen.

Sasaran Non-Fisik: Penyuluhan dan Bakti Sosial

“TMMD kali ini juga melibatkan kegiatan non-fisik berupa penyuluhan dan pelayanan sosial kepada masyarakat, sebagian besar di antaranya telah dilaksanakan,” lanjutnya.

Kegiatan yang sudah dilaksanakan mencakup:

Pengobatan dan sunatan massal,

Pelayanan Keluarga Berencana (KB),

Penyuluhan wawasan kebangsaan, hukum, kamtibmas, bahaya radikalisme, dan narkoba,

Penyuluhan pencegahan stunting, gizi balita, hidup sehat, serta mitigasi bencana,

Pembagian 100 paket sembako dan gizi tambahan untuk anak dan balita stunting,

Pemberian sarana dan prasarana olahraga.

Beberapa kegiatan penyuluhan yang masih dijadwalkan, antara lain:

Pengolahan sampah dan kebersihan lingkungan,

Ekonomi kreatif,

Pemanfaatan kesejahteraan sosial,

Pelayanan publik dan kependudukan.

Program Unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad)

Dalam pelaksanaan TMMD kali ini juga terdapat program unggulan dari Kasad yang telah terealisasi dengan baik, antara lain:

TMAB (TNI Manunggal Air Bersih) sebanyak 5 titik (100%),

MCK dan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) telah rampung,

Rehabilitasi masjid dan pembersihan lingkungan telah dilakukan,

Program ketahanan pangan mencapai 90 persen,

Program “Bersatu dengan Alam” telah dilaksanakan.

Adapun kegiatan pembersihan sungai masih belum dilaksanakan.

Total personel yang terlibat dalam kegiatan ini berjumlah 135 orang, terdiri dari:

TNI: 115 orang,

Polri: 10 orang,

Masyarakat: 10 orang.

Selama kegiatan berlangsung, kondisi cuaca terpantau cerah dari pagi hingga sore hari. Tidak ada kejadian menonjol yang dilaporkan.

Kegiatan TMMD ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun daerah serta meningkatkan kesejahteraan warga desa terpencil melalui program terpadu dan berkelanjutan.