“Jika kurang paham jangan disungkan, silahkan masyarakat bertanya, insya Allah dibantu. Dan kita minta Pemerintah di Kabupaten serta Kota ikut menyebarkan informasi ini,” jelas Ansar.
Agar program ini menyebar secara luas kepada masyarakat hingga ke pulau-pulau. Dalam beberapa kesempatan, disetiap melakukan kunjungan kerja, baik ke Natuna, Lingga atau kabupaten dan kota lainya Ansar selalu menyampaikan hal ini kepada masyarakat. Sehingga pelaku usaha kecil yang kesulitan modal bisa mengetahui program tersebut dan kemudian memanfaatkannya.
Anita, salah seorang pelaku UMKM yang telah merasakan manfaat dari Bantuan Pinjaman Bunga Nol Persen ini mengaku bersyukur dengan adanya program ini.
Baca Juga: Polsek Balai Ringkus Pelaku Pencurian Rumah Kosong di Karimun
“Alhamdulillah, sangat bersyukur sekali, bisa dapat modal usaha lagi untuk usaha kecil saya di rumah,” ujar Anita di Tanjungpinang..
Anita merupakan salah satu pelaku UMKM yang memanfaatkan program pinjaman bunga nol persen ini untuk modal berjualan kelontong atau sembako di rumahnya. Saat masa pandemi lalu warung sembako miliknya sempat tutup karena kehabisan modal dan mengingat suaminya yang hanya seorang tukang ojek juga ikut menampilkan pandemi sehingga pendapatan menurun.
“Alhamdulillah pokoknya bisa jualan lagi meski kecil-kecilan, dan kami hanya berpikir untuk nyicil pinjaman pokoknya saja. Intinya terbantulah,” tegas Anita.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Agusnawarman sebelumnya pernah mengatakan bahwa animo masyarakat sangat tinggi dengan program subsidi bunga pinjaman nol persen yang ditawarkan oleh Pemerintah Provinsi Kepri bersama Bank Riau Kepri Syariah ini.

