“Alhamdulillah, sangat bersyukur sekali, bisa dapat modal usaha lagi untuk usaha kecil saya di rumah,” ujar Anita di Tanjungpinang..
Anita merupakan salah satu pelaku UMKM yang memanfaatkan program pinjaman bunga nol persen ini untuk modal berjualan kelontong atau sembako di rumahnya. Saat masa pandemi lalu warung sembako miliknya sempat tutup karena kehabisan modal dan mengingat suaminya yang hanya seorang tukang ojek juga ikut menampilkan pandemi sehingga pendapatan menurun.
“Alhamdulillah pokoknya bisa jualan lagi meski kecil-kecilan, dan kami hanya berpikir untuk nyicil pinjaman pokoknya saja. Intinya terbantulah,” tegas Anita.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Agusnawarman sebelumnya pernah mengatakan bahwa animo masyarakat sangat tinggi dengan program subsidi bunga pinjaman nol persen yang ditawarkan oleh Pemerintah Provinsi Kepri bersama Bank Riau Kepri Syariah ini.
Baca Juga: Kapolda Kepri Pimpin Sertijab Irwasda serta Kapolres
“Antusiasme masyarakat khususnya pelaku UMKM sangat tinggi.Sehingga sesuai kebijakan pak Gubernur Kepri H Ansar Ahmad kembali melanjutkan program ini di tahun 2023 ini,” ujar Agusnawarman

