“Maka harus ada daya tarik segera. Sebenarnya kita masih harus menyelesaikan kawasan pasar, terutama Pelantar 1 dan 2. Tapi kita lihat dulu kemampuan anggaran, kalau bisa bertahap kita lanjutkan,” katanya.
Terkait infrastruktur di Pulau Penyengat, Ansar mengungkapkan bahwa ia telah bertemu dengan Dirjen Cipta Karya untuk meminta percepatan penyelesaian jalan sepanjang 1,8 kilometer yang belum rampung.
“Mudah-mudahan tahun ini tersedia anggaran. Kita minta kemarin agar fokus menyelesaikan jalan di Pulau Penyengat yang belum sekitar 1,8 km lagi. Untuk bahu jalan di Monumen Bahasa serta pematangan lahan, di perubahan anggaran ini akan kita siapkan,” pungkasnya.

