Di samping flyover, Ansar juga tengah mengupayakan dukungan pemerintah pusat untuk pembangunan Tugu Bahasa di Pulau Penyengat.
Dukungan tersebut diharapkan datang melalui Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
“Kita akan undang beliau ke Penyengat. Kita ingin wujudkan itu karena akan menjadi daya tarik penting dan menjadikan Pulau Penyengat sebagai ikon Tanjungpinang,” tambahnya.
Ansar juga menyoroti pentingnya penataan kawasan Gurindam 12 hingga Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM), termasuk rencana menghadirkan kuliner khas sebagai magnet wisata malam.
“Kalau sampai ujung Gedung LAM sudah tertata bagus, saya kira bisa menjadi tempat orang berkumpul. Pedagang tidak dibenarkan berdagang sembarangan di situ karena itu kawasan yang harus kita jaga,” tegasnya.
Ia menegaskan fokus pembangunan di Tanjungpinang dilakukan karena kota ini merupakan ibu kota Provinsi Kepri.
Ansar mengaku tidak ingin Tanjungpinang justru menjadi kota paling sepi dibandingkan daerah lain.

