HARIANMEMOKEPRI.COM – Pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, segera memasuki tahap pelaksanaan.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menargetkan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek tersebut dilakukan pada awal Agustus 2026.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengatakan pembangunan museum dan monumen tersebut telah memasuki tahap persiapan akhir.
Saat ini, proses review awal bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) masih berlangsung sebelum pekerjaan fisik dimulai.
“Insyaallah setelah review awal oleh BPKP selesai, minggu pertama Agustus 2026 kita mulai groundbreaking pembangunan museum dan monumen bahasa ini,” ujar Ansar, Minggu (21/6/2026).
Menurut Ansar, keberadaan Museum dan Monumen Bahasa Nasional akan menjadi daya tarik wisata baru di Pulau Penyengat.
Selain memperkuat wisata sejarah dan religi yang telah ada, kehadiran monumen tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke kawasan bersejarah itu.

