Bukan seperti itu, karena lewat pencarian tertentu, mereka hanya mencari pemilik sepatu itu di sekitaran wilayah yang dekat dengan kuburan ibu Cinderella. Jadi, wilayahnya memang dipersempit.

Ibu tiri Cinderella mencari tahu ukuran sepatu yang dibawa pangeran, dan tahu bahwa sepatu yang di bawa hanya sebelah kanan. Sayangnya, ukuran tersebut tidak muat dengan dua anaknya.

Baca Juga: Polsek Tanjungpinang Timur Amankan Pelaku Penipuan Pembelian Satu Unit Alat Berat

Lalu, salah seorang anaknya dipotong jari kakinya agar sepatu itu muat. Sedangkan seorang lagi, dipotong bagian tumitnya. Alhasil, ketika pangeran datang, dua orang itu bisa mengenakan sepatu kaca itu dengan pas.

Cinderella muncul dari persembunyiannya, dan meminta diri untuk mencoba sepatu tersebut. Pangeran mempersilahkan, dan akhirnya Cinderella menunjukkan kakinya juga muat dengan sepatu itu.

Masalahnya, tiga orang perempuan itu kakinya muat dengan sepatu tersebut. Maka, Cinderella membuktikan bahwa ia adalah pemiliknya, dengan menunjukkan sebelah lagi.

“Kau mencuri sepatu kaca itu dari kami, itu sepatu kami,” teriak salah seorang saudara tirinya.

Baca Juga: Ini Dia 3 Nilai Positif Yang Terkandung Dalam Film Open BO, Apa Saja? Berikut Informasinya

“Baiklah, kalau memang pasangan sepatu kaca ini adalah milik kamu, kenapa tidak kamu pakai saja sebelahnya? Atau kau juga meminta aku untuk mencuri jari kaki sebelahmu juga? Atau tumitmu?” jawaban Cinderella.

Dua saudara tiri terdiam, dan tidak akan tahan bila sebelah kakinya akan dipotong juga. Pangeran meminta Cinderella agar bersedia menerima lamarannya, menjadi istri seorang pangeran yang berarti akan menjadi ratu kerajaan itu.