“Komoditas bahan pokok yang paling banyak dicari masyarakat yakni MinyaKita dan beras,” ungkap Riany.

Sementara itu, salah seorang warga Perumahan Griya Senggarang Permai (GSP), Yuli, mengaku bersyukur dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan anggaran sekitar Rp200 ribu.

“Ada minyak, tepung, bayam, dan cabai. Alhamdulillah sangat membantu,” ucap Yuli.

Yuli berharap program operasi pasar murah dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu masyarakat, terutama ibu rumah tangga, dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau.

“Semoga berkelanjutan, sangat membantu lah ibu-ibu rumah tangga,” pungkasnya.