“Seorang protokol profesional bukan hanya piawai di lapangan, tetapi juga harus bijak, komunikatif, serta memahami konteks diplomasi dan etika kelembagaan,” katanya.

Ia pun mengapresiasi terselenggaranya workshop tersebut dan mendorong peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai bekal dalam melaksanakan tugas keprotokolan.

“Ilmu dan pengalaman yang diperoleh akan menjadi modal berharga untuk mendukung tugas di lingkungan BP Batam,” tutupnya.

Workshop ini turut menghadirkan narasumber dari Kementerian Sekretariat Negara, yakni Baihakki, yang dikenal sebagai Protokol sekaligus Pembawa Acara Kepresidenan.