HARIANMEMOKEPRI.COM — Operasi pencarian korban kapal long boat yang tenggelam di Perairan Selat Nenek, Batam, resmi dihentikan.

Tim SAR Gabungan memastikan seluruh korban yang berjumlah 13 orang telah ditemukan, dengan 3 di antaranya meninggal dunia.

Kepala Kantor SAR Tanjungpinang melalui Kepala Seksi Operasi dan Siaga Eryk Subariyanto menyatakan, operasi pencarian dihentikan setelah seluruh korban ditemukan dan dievakuasi ke pihak keluarga maupun rumah sakit.

“Dengan telah ditemukannya seluruh korban, Operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing,” jelasnya, Jumat (27/6/2025).

Musibah ini terjadi pada Rabu (25/6/2025) sekitar pukul 16.00 WIB saat rombongan tim sepak bola Pulau Nenek berlayar menuju Pulau Setokok untuk bertanding.

Namun di tengah perjalanan, kapal long boat yang mereka tumpangi dihantam gelombang besar hingga terbalik.

Informasi awal diterima dari perangkat Desa Setokok yang kemudian diteruskan ke Basarnas.

Operasi pencarian langsung digelar dengan melibatkan berbagai unsur SAR gabungan.