Ia pun menginstruksikan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam untuk menindaklanjuti usulan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Amsakar juga mengingatkan panitia untuk memperhatikan aspek keselamatan peserta selama perlombaan berlangsung.
“Panitia harus siaga dan memperhatikan aspek keamanan dengan baik,” pesannya.
Mancing Ngarong sendiri telah digelar lima kali dan menjadi salah satu kegiatan favorit masyarakat di wilayah Nongsa. Amsakar menyampaikan terima kasih kepada panitia atas konsistensi penyelenggaraan kegiatan ini.
Sementara itu, Komandan Lanud Hang Nadim Batam, Letkol Pnb Hendro Sukamdan, menegaskan bahwa peringatan Hari Bakti TNI AU ke-78 merupakan momentum pengabdian nyata TNI AU kepada masyarakat.
“Tradisi Mancing Ngarong yang kita angkat hari ini bukan hanya melestarikan budaya lokal, tapi juga mendukung pariwisata dan memperkuat ikatan sosial,” ujar Hendro.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan wilayah udara, mengingat kawasan Nongsa termasuk zona keselamatan penerbangan Bandara Hang Nadim.
“Kami hadir bukan untuk membatasi, tetapi untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan bersama,” tegasnya.
Hendro pun menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemko Batam dan seluruh elemen masyarakat.
“Semoga kegiatan ini menjadi simbol sinergi kuat antara TNI AU, masyarakat, dan pemerintah,” tutupnya.

