Masyarakat berharap Pemerintah Kota Batam, BP Batam, Kantor Pertanahan Kota Batam, hingga aparat penegak hukum mengutamakan dialog, musyawarah, kepastian hukum, dan keadilan.

Warga lintas agama pun berkomitmen terus menjaga Masjid Nur Ilahi sebagai simbol persaudaraan, toleransi, dan sejarah lokal.

Meski demikian, warga menegaskan posisi akhir mereka terkait proyek fisik tersebut di lapangan. Dengan tegas seluruh masyarakat Tanjung Uma menyatakan tidak ada dialog lagi untuk membahas pelebaran Row Jalan 35 karena masyarakat memang tidak membutuhkannya. (***)