Sejumlah perusahaan besar, seperti PT Timas Suplindo, PT Musim Mas, dan PT Sat Nusapersada Tbk, telah memberikan apresiasi atas layanan ini.

Bagi pelaku UMKM, Bea Cukai Batam aktif mendampingi melalui program Customs Visit Customer dan pelatihan ekspor.

Upaya ini diharapkan dapat membuka akses pasar global, sehingga produk unggulan Batam semakin dikenal di mancanegara.

Transformasi layanan tersebut berdampak langsung pada penerimaan negara. Hingga 15 September 2025, Bea Cukai Batam berhasil menghimpun penerimaan Rp624,54 miliar atau 138,07% dari target tahunan, dengan pertumbuhan positif 115,23% secara tahunan (year on year).

Keberhasilan juga tercermin dari hasil Survei Kepuasan Masyarakat (IKM) semester I 2025 yang mencapai skor 92,96, naik 4,89 poin dari periode yang sama tahun sebelumnya.

“Kami ingin pelayanan Bea Cukai Batam tidak hanya cepat dan efisien, tetapi juga ramah, transparan, serta memberi manfaat nyata. Dengan berbagai inovasi ini, kami berharap pengguna jasa dapat lebih fokus pada pengembangan usaha,” pungkas Zaky.