HARIANMEMOKEPRI.COM — Wali Kota Batam Amsakar Achmad menghadiri acara silaturahmi dan halalbihalal Ikatan Alumni Universitas Riau (IKA UNRI) Kota Batam yang berlangsung di Hotel Harmoni One, Batamcentre, Sabtu (11/4/2026).

Dalam forum tersebut, Amsakar memaparkan arah kebijakan strategis Pemerintah Kota Batam dalam memperluas dan memperkuat akses pendidikan bagi generasi muda Batam.

Di hadapan para alumni, Amsakar menyinggung pemanfaatan aset milik Pemerintah Kota Batam yang berada di Pekanbaru, tepatnya di kawasan Harapan Raya.

Aset tersebut selama ini difungsikan sebagai asrama bagi mahasiswa asal Batam yang menempuh pendidikan di Provinsi Riau.

Namun, seiring dengan bergesernya pusat kegiatan akademik ke wilayah Panam, kondisi bangunan asrama tersebut dinilai mulai kurang terawat dan tidak lagi optimal.

Menyikapi hal itu, Pemerintah Kota Batam berkomitmen melakukan revitalisasi agar fasilitas tersebut kembali layak digunakan oleh mahasiswa.

“Revitalisasi akan dilakukan agar asrama ini bisa kembali mendukung mahasiswa Batam yang kuliah di Pekanbaru,” ujar Amsakar.

Selain membahas pengelolaan aset pendidikan, Amsakar juga mengungkapkan pengembangan berbagai program beasiswa yang bertujuan memperluas pemerataan akses pendidikan.

Menurutnya, Pemko Batam telah menambah sejumlah skema beasiswa baru agar semakin banyak pelajar yang dapat merasakan manfaatnya.

Skema tersebut mencakup beasiswa bagi putra-putri Batam yang diterima di tujuh perguruan tinggi terbaik di Indonesia, beasiswa bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan berhasil masuk perguruan tinggi negeri, serta beasiswa afirmasi bagi siswa berprestasi dari wilayah hinterland yang menempati peringkat lima besar di sekolah dan lolos seleksi perguruan tinggi negeri.

Terkait menurunnya jumlah mahasiswa asal Batam yang melanjutkan pendidikan ke Universitas Riau, Amsakar menilai perlu adanya langkah konkret untuk memperkuat kembali hubungan kelembagaan antara kedua pihak.

Ia menegaskan pentingnya pendekatan proaktif guna membuka kembali peluang bagi putra-putri Batam menempuh pendidikan di kampus tersebut.

Dalam waktu dekat, Pemko Batam, lanjut Amsakar, berencana menginisiasi pertemuan dengan jajaran rektorat Universitas Riau untuk membahas potensi kerja sama formal melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU), khususnya dalam penyediaan program beasiswa bagi mahasiswa asal Batam.

“Kami ingin memperkuat kembali keterikatan dengan Universitas Riau sekaligus membuka peluang lebih luas bagi anak-anak Batam untuk melanjutkan pendidikan di sana,” katanya.

Acara halalbihalal IKA UNRI Kota Batam tersebut ditutup dengan sesi diskusi dan dialog bersama para alumni yang telah berkiprah di berbagai sektor dan berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam.
(Humas Diskominfo Batam/ Ahmad Nusur)