HarianMemoKepri.com, Hukrim – Seorang siswi asal Kabupaten Tabanan, Bali LDs (14) tewas usai menerima ‘Tembakan’ maut dari kekaksihnya sendiri, GDW (26). Bukan tembakan senjata api melainkan ‘Senjata Tumpul’ yang diberikan sebanyak dua kali di kamar kos kekasihnya. Dikutip dari aktual.com, LDS merenggang nyawa akibat pendarahan pada ‘Mahkota’ usai bersetubuh dengan kekasihnya yang dikabarkan ‘bringas’ “Sesampainya di kamar kos GDW, mereka sempat ngobrol-ngobrol sambil nonton televisi, dan setelah itu terjadilah agegan layak sensor, sang siswi mengalami pendarahan akibat sang kekasih yang terlalu bringas,” kata Kasubag Humas Polres Tabanan, AKP I Putu Oka Suyasa kepada wartawan, Senin (22/1). Ia menjelaskan, bahwa LDS mengalami pendarahan akibat tidak sanggupnya menerima ‘Senjata Tumpul’ kekasihnya. “Terjadi pendarahan pada kelamin LDS. Namun, GDW mengira hal itu wajar sebagai perawan yang baru melakukan hubungan seksual. GDW pergi ke kamar mandi membiarkan kekasihnya yang mengalami pendarahan hebat. Usai dari kamar mandi, GDW melihat kekasihnya sudah tak berdaya. Ia berupaya sekuat tenaga membangunkan kekasihnya tersebut. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk membawa LDS ke rumah sakit terdekat, namun tidak tertolong,” katanya. Lanjutnya, dari hasil visum Rumah Sakit, ‘mahkota’ LDS mengalami sobekan yang cukup besar. “Luka sobekannya besar, sehingga korban mengalami pendarahan yang hebat,” tutupnya. (Red)