HARIANMEMOKEPRI.COM – Keberangkatan KM Tidar dari Pelabuhan Kijang menuju Pelabuhan Tanjung Priok mengalami penundaan signifikan akibat faktor cuaca dan keterlambatan perjalanan dari pelabuhan sebelumnya.
Semula KM Tidar dijadwalkan berangkat pada Selasa (17/3/2026) pukul 20.00 WIB, kapal tersebut kini baru akan bertolak pada Selasa (18/3/2026) pukul 03.00 WIB atau mundur sekitar tujuh jam.
Kepala Cabang PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Tanjungpinang, Putra Kencana, mengatakan perubahan jadwal merupakan dampak akumulasi keterlambatan dari sejumlah titik singgah serta kondisi arus laut dan angin selama pelayaran.
“Ada koreksi jadwal karena delay dari beberapa pelabuhan sebelumnya, ditambah kondisi arus dan angin di perjalanan,” jelasnya.
Ia menyebutkan, panjangnya rute pelayaran KM Tidar membuat kapal harus singgah di berbagai pelabuhan, sehingga keterlambatan di satu titik dapat berdampak pada jadwal keseluruhan.
“Rutenya panjang, jadi setiap pelabuhan bisa terjadi delay, apalagi kalau dipengaruhi cuaca,” ujarnya.
Diperkirakan sebanyak 2.614 penumpang akan berangkat dari Pelabuhan Kijang menuju Jakarta menggunakan kapal tersebut.
Pelni pun telah menginformasikan perubahan jadwal ini kepada calon penumpang dan mengimbau agar mereka menyesuaikan waktu keberangkatan ke pelabuhan sesuai jadwal terbaru yang telah ditetapkan.

