HARIANMEMOKEPRI.COM — Wisata Kuliner Kota Lama di isi seluruh pelaku UMKM ini berlangsung selama hari weekend Sabtu dan Minggu dari pukul 17:00 Wib hingga pukul 23:00 Wib, Sabtu (16/2023).
Dimana pelaku UMKM se Tanjungpinang tersebut menjajakan produk andalannya di sepanjang Jalan Merdeka baik mulai makanan minuman hingga cemilan kekinian.
Baca Juga: Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah Dan Susu Balita, Hasan Apresiasi Kepada Pemerintah Pusat
Wisata Kuliner Kota Lama sejak sore sampai malam terpantau ramai pengunjung bahkan terdapat live musik dari KPJ (Komunitas Penyanyi Jalanan) untuk menghibur para pengunjung yang datang.
Baca Juga: Pasca Endemi Sejak Juni 2023 Silam, Terdapat 4 Orang Suspect Covid Di Tanjungpinang
Tujuan diadakannya Wisata Kuliner Kota Lama untuk mewujudkan program pemerintah dalam menyerap penyediaan lapangan pekerjaan baru sehingga dapat menambah surplus ekonomi warga dan masyarakat sekitar.
Baca Juga: Bersama PPNS Penataan Ruang Provinsi Kepri, BPSK Tanjungpinang Berikan Sosialisasi
Pada kegiatan Wisata Kuliner Kota Lama tersebut diselenggarakan sesuai dengan Peraturan Kapolri Nomor 7 Tahun 2023 tentang teknis perizinan, pengawasan dan tindakan Kepolisian pada kegiatan keramaian umum dan masyarakat lainnya.
Baca Juga: Muscab VI BPC HIPMI Tanjungpinang, Ade Kurniadi Secara Aklamasi Terpilih Ketua Periode 2024-2027
Zulkfli Riawan selaku Ketua Panitia serta tokoh masyarakat mengatakan weekend pada malam ini melanjutkan program tahun 2023-2024 bertujuan untuk meramaikan Kota lama dimana setiap Sabtu dan Minggu pertokoan dari siang sampai malam sudah sepi tidak ada aktivitas.
Baca Juga: Cek Kesiapan Pengamanan, Itwasum Mabes Polri Tinjau Lokasi Gudang Logistik KPU Tanjungpinang
“Oleh karena itu kami terpanggil dari hasil diskusi dengan RT RW penggiat UMKM. Sehingga Wisata Kuliner ini untuk merangsang masyarakat Tanjungpinang yang sudah dibangun infrastruktur dari pak Gubernur Kepri,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Zulkfli, Pj Walikota Tanjungpinang Hasan juga memberikan support terhadap kegiatan Wisata Kuliner Kota Lama tersebut sejak dua bulan yang lalu sampai saat ini dilakukan secara berkelanjutan setiap hari Sabtu dan Minggu.
Baca Juga: Puluhan Pelajar Tingkat SMK Dibekali Pemahaman Kepemiluan Dari KPU Tanjungpinang
“Ada sebanyak sekitar lebih kurang 105 UMKM serta 230 Sumber Daya Manusia terlibat dalam kegiatan tersebut. Alhamdulillah dalam waktu tiga bulan kemarin dan hari ini masuk ke tiga bulan masyarakat begitu antusias dalam membangkitkan wisata kuliner di Kota lama,” kata Zulkfli.
Baca Juga: Kegiatan Padat Karya Sudah Terlihat Hasil Selama 10 Hari, Ribuan Kubik Sampah Terangkat
Masih kata Zulkfli Wisata Kuliner Kota Lama merupakan salah satu strategi dimana sebelumnya di Jln Hang Tuah selalu membludak setiap malam Minggu setiap terdapat event maupun bazar akibatnya jalan tertutup.
“Tujuan strategi ini adalah pemecahan atau pembagian dari Jln Hang Tuah untuk datang ke Jln Merdeka supaya tidak menumpuk masyarakat, inilah tujuan kami,” tuturnya.
Baca Juga: Tindak Lanjut MoU Antara Ombudsman Dengan Kejaksaan, Lagat Siadari Kunjungi Kejaksaan Tinggi Kepri
Terakhir kata Zulkfli, pada Wisata Kuliner Kota Lama dalam sisi UMKM perputaran ekonomi dalam satu malam bisa meraup Rp60 jutaan lebih secara fluktuasi.
“Itu hitungan kasar Rp60 juta lebih dan itu berputar dalam satu area Wisata Kuliner Kota Lama,” pungkasnya.

