HARIANMEMOKEPRI.COM — Masyarakat Senggarang, Kampung Bugis dan sekitarnya menyerbu pasar murah di halaman Kantor Camat Tanjungpinang Kota, Sabtu (9/3/2024).
Pasar murah tersebut diselenggarakan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Tanjungpinang melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM).
Dalam GPM itu terpantau untuk harga beras SPHP Rp53 ribu per 5 Kg, Beras Kita Rp65 ribu per 5 Kg, Gula Kita Rp14 ribu/kg.
Tepung tulip Rp7.500/kg, minyak goreng Rp12 ribu per liter, telur ayam Rp52 ribu per papan, cabai merah Rp66 ribu/kg.
Beras gajah merah Rp72 ribu, Beras Premium bulog Rp65 ribu, Daging beku kerbau Rp80 ribu dan Sayuran serba Rp5 rb /pack.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan dr Elfiani Sandri mengatakan kegiatan GPM ini untuk membantu masyarakat supaya bisa mendapatkan pangan sebagai kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga yang murah.
“Kita bisa membandingkan dengan harga di pasaran atau di Supermarket. Untuk harganya sendiri kita sudah mengumpulkan para distributor supaya mereka tidak begitu saja sesuka hati menaikkan harga,” ujarnya.
Kegiatan tersebut, kata Sandri, dapat membantu masyarakat menjelang Bulan Ramadhan dan Idul fitri agar tidak khawatir dengan ketersediaan stok kebutuhan pokok.
“Ini juga dalam rangka pengendalian inflasi, jika tidak dilakukan seperti ini para pedagang akan menjual dengan mahal,” ujarnya.
Sementara itu Kadis DP3 Tanjungpinang Robert Lukman menyampaikan ia merasa bersyukur mengingat dalam menyambut bulan ramadhan, kebutuhan bahan pokok sembako semakin meningkat.
“Itulah kemarin ada program pemerintah daerah dan di dukung oleh Pj Walikota bagaimana kita bisa membantu masyarakat bagi golongan ekonomi menengah ke bawah untuk mendapatkan pasokan dengan harga terjangkau,” terang Robert.
Ia menambahkan program GPM pada tahun ini terdapat 10 kali kegiatan dimana 8 kali melalui APBD dan 2 kali melalui dana pusat. Tujuan dari GPM adalah menstabilitas harga pangan
“Tentunya dengan kegiatan ini kita berkolaborasi baik dengan agen, distributor terutama dengan Bulog sebagai pemasok beras, gula, dan minyak goreng serta daging,” tuturnya.
Terpantau dalam kegiatan GPM masyarakat menyerbu sayuran, cabai serta beras premium ludes di beli oleh masyarakat sekitar.

