“Maka hari ini kami menunggu solusi dari mereka (supir angkot_red), bapak mau berapa berbanding sama gak dengan masyarakat yang akan naik angkot kita. Harganya perlu kita duduk bersama ada perlu di tambah atau kita bahkan di turunkan lagi. Karena saat kita memberikan satu kebijakan maka harus mengakomodir masyarakat yang mau naik angkot,” ungkapnya. 

Masih kata Walikota Tanjungpinang Hj Rahma melanjutkan dirinya memiliki rumus untuk apa mahal tapi sedikit yang naik, biarlah murah tapi orang berbondong bondong untuk naik.

Baca Juga: Suka Minum Es Cendol Dawet ? Ini Dia Resepnya Untuk Di Santap Bareng Keluarga Tercinta

“Murah dalam kategori standar ya, murah itu relatif, angka itu mempunyai nilai dalam perbaikan dan bensin. Dua hal ini tidak bisa di pisahkan serta rezeki untuk anak istri,” pungkasnya.***