Ia berharap pengamanan yang telah disiapkan dapat memastikan proses pemungutan hingga penghitungan suara berjalan aman dan lancar.

“Kami juga akan melakukan pengawalan ketat pada proses distribusi logistik pemilu dari gudang hingga ke 18 kelurahan di Tanjungpinang,” ungkap Kombes Pol Budi Santosa.

Proses pengamanan ini akan dilakukan sejak logistik keluar dari gudang hingga tiba di TPS dan berlangsung selama 24 jam penuh.

Selain itu, Kapolresta Tanjungpinang menghimbau seluruh personel keamanan untuk tetap netral dan menjalankan tugas sesuai norma dan aturan yang berlaku.

“Kita imbau laksanakan tugas dengan baik jaga netralitas, jaga pelaksanaan penugasan dengan melakukan tindakan sesuai dengan aturan yang ada tidak melakukan tindakan diluar ketentuan yang ada,” terangnya

Dirinya juga meminta masyarakat serta penyelenggara pemilu untuk menjaga situasi agar tetap kondusif selama proses Pilkada.

Menanggapi isu TPS rawan, Budi menyatakan bahwa semua TPS dianggap rawan dan membutuhkan tingkat kewaspadaan tinggi,