Sedangkan pembiayaan daerah dengan nilai anggaran Rp119,560 miliar terealisasi sebesar 100 persen dari target anggaran penerimaan pembiayaan daerah.
“Sisa lebih pembiayaan anggaran tahun 2023 yang lalu sebagai dasar usulan target Silpa tahun 2024 sebesar Rp22,020 miliar,” terangnya.
Andri melanjutkan bahwa penetapan Perda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2023 akan menjadi dasar penyampaian dokumen perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2024.
Pembahasan rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2023 dapat dipercepat melalui pembahasan TAPD Banggar DPRD maupun tingkat Pansus Ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2023.
“Untuk itu, dengan penuh kearifan dan komitmen kita bersama sebagai mitra pemerintahan, kami berharap dapat melakukan kerjasama percepatan pembahasan serta pengesahan Ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2023 tepat waktu,” pungkas Andri.

