Pada Operasi Pasar Murah mengalami perbedaan harga signifikan mulai dari selisih harga Rp1.000 sampai Rp3 ribu. Operasi Pasar Murah juga merupakan respon Pemko Tanjungpinang terhadap kenaikan harga bahan pokok.

“Untuk angka inflasi kita cukup signifikan rendah 1,95 persen dari sebelumnya dan terendah di Sumatera serta Nasional,” jelas Hasan.

Baca Juga: Presiden Jokowi Lantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Sebagai KSAD

Pj Walikota Tanjungpinang Hasan menyampaikan oleh karena itu kebutuhan pokok yang dijaga pertama Cabai, gula, beras dan Bawang.

“Itulah komoditi yang mengimbangi inflasi.Tapi kalau kita gelar Operasi pasar sehingga semua harga stabil,” terang Hasan.

Baca Juga: Peringatan HUT Korpri Ke 52, Pengurus Korpri Diingatkan Untuk Menjaga Persatuan Dan Keutuhan NKRI

Dari sejumlah bahan pokok dalam Operasi Pasar Murah, terdapat cabai dari hasil komoditi petani lokal yang ditanam oleh Kelompok Tani.

“Kemarin kita tinjau kelompok tani semuanya, Mudah-mudahan panen raya minggu kedua Desember nanti. Kita juga kerjasama dengan BUMD Provinsi untuk mensupply cabai-cabai minimal untuk kebutuhan lokal,” pungkasnya.