Di bidang pemberantasan narkoba, Polresta Tanjungpinang menangani 80 kasus pada tahun 2024, dengan 63 kasus berhasil diselesaikan.
“Sisanya, 17 kasus, masih dalam proses hukum. Barang bukti yang diamankan meliputi 1.973,04 gram sabu, 119,79 gram ganja, dan 2.848 butir ekstasi,” terang Budi.
Polresta Tanjungpinang mencatat delapan pengungkapan kasus menonjol sepanjang tahun 2024 di antaranya:
1. Pengungkapan kasus curanmor (Februari).
2. Kasus penggelapan dana PT Asli Sejahtera sebesar Rp900 juta (April).
3. Penangkapan 649,78 gram sabu dan 683 butir ekstasi (Mei).
4. Kasus penemuan mayat bayi di parit (Juni).
5. Pengungkapan tiga kasus dalam tiga minggu, termasuk persetubuhan di bawah umur (Juli).
6. Kasus curat (Oktober).
7. Penangkapan delapan tersangka narkoba dengan barang bukti 105,35 gram sabu dan 2.079 butir ekstasi.
8. Pengungkapan tujuh kasus TPPO melalui Pelabuhan Sri Bintan Pura.
Kombes Pol Budi Santosa menekankan pentingnya kasus TPPO sebagai salah satu perhatian khusus, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita-nya.

