HMK, TANJUNGPINANG — Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh para Imigran asal Afghanistan untuk kesekian kalinya sudah membuat resah masyarakat Kota Tanjungpinang terkhusus menjelang perayaan Natal 2022 dan tahun baru 2023 mendatang.
Para Imigran ini melakukan aksinya hingga larut malam dan beberapa waktu lalu berdemo di depan Kantor Rudenim Tanjungpinang hingga membuat kemacetan para pengguna jalan.
Atas peristiwa itu, Ketua FKUB Kota Tanjungpinang KH. Supeno angkat bicara, Ia menyebutkan bahwa imigran tersebut sudah diterima dengan baik, maka dari itu harus bisa saling menguntungkan, apalagi mendekati perayaan Natal dan tahun baru.
“Nanti kalau itu terus dilakukan kemungkinan bisa memicu pihak lain ikut demo dan tercipta suasana yang tidak kondusif. Maka dari itu, kami tentunya kepada pihak terkait menelisik dahulu apa sebabnya mereka (para Imigran Afghanistan _red) menuntut itu apa. Kemudian tentunya dalam segala hal ini ada aturannya, jika memang sudah diberikan penjelasan dan pengertian kok tetap melakukan lagi maka pihak berwajib harus mengambil alih supaya Kota Tanjungpinang ini aman, damai, rukun dan tenteram,” ucap Kyai yang juga merupakan Pengasuh Ponpes Al Kautsar.
Dirinya menilai, letak geografis Kota Tanjungpinang kecil, namun memiliki multi etnis dan agamis, sehingga perlu penyesuaian bersama serta melebur dengan budaya daerah untuk sama-sama menciptakan suasana Kota Tanjungpinang yang rukun.
“Karena kemakmuran dan usaha yang lain bisa maju di dukung dari ketentraman itu, serta kepastian hukum maka bisa berjalan dengan baik,” lanjut Ketua FKUB tersebut .
Forum Komunikasi Umat Beragama juga menghimbau agar ditelisik bersama-sama apa yang menjadi tuntutan dari Imigran Afghanistan agar tidak terpancing dengan yang lain dalam menghadapi perayaan Nataru nanti.
“Bagi aparat penegak hukum tentunya sudah pasti tahu dan kami mendukung dalam menjaga ketertiban yang lebih baik kalau memang perlu tindakan tegas harus ditindak tegas. Kami secara umum FKUB ini memberikan rasa aman pelaksanaan kerukunan beragama untuk beribadah,” pungkasnya










