“Paling utama dan paling penting itu kolaborasi, kenapa penting karena kita untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat yang bisa disupport oleh CSR, karena kondisi pemerintah daerah seluruh Indonesia saat ini masih belum begitu baik,” ujar Lis.

Ia berharap kolaborasi serupa dapat terus diperkuat sehingga bantuan CSR perusahaan dapat diarahkan pada program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

Bagi para penyandang disabilitas, dukungan berupa fasilitas dan sarana tersebut diharapkan mampu membuka lebih banyak kesempatan untuk belajar, berkarya dan meningkatkan kemandirian.