“Alhamdulillah, malam ini kita kembali menikmati Bubur Asyura. Harapannya, tradisi ini terus dilestarikan karena memiliki nilai sejarah dan mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat,” tambahnya.

Rangkaian peringatan Muharram di Masjid Raya Sultan Riau telah berlangsung sejak 30 Juni hingga 6 Juli 2025.

Berbagai kegiatan digelar untuk memeriahkan acara, di antaranya lomba hafalan surah pendek, azan subuh, dai cilik, masbuk, cerdas cermat, serta trip sejarah untuk anak-anak dan remaja.

Sebagai puncak acara, masyarakat disuguhkan penampilan seni religi seperti marawis, qasidah, pembacaan Al-Qur’an, saritilawah, serta tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Hasanuddin.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka, sekaligus mendorong generasi muda untuk terus aktif dalam kegiatan dakwah dan pelestarian budaya Islam di Tanjungpinang.