Setelah ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Selanjutnya, Basarnas bersama seluruh unsur SAR gabungan melaksanakan evaluasi dan debriefing pada pukul 07.45 WIB sebagai bagian dari penutupan operasi pencarian.

“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR secara resmi dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup,” katanya.

Basarnas turut menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi.

Selain itu, apresiasi diberikan kepada seluruh unsur terlibat dalam operasi pencarian, mulai dari TNI, Polri, BPBD, instansi pemerintah daerah, Taruna Siaga Bencana (Tagana), hingga masyarakat yang ikut membantu sejak hari pertama pencarian.

Menurut Eryk, keberhasilan menemukan korban tidak terlepas dari sinergi dan kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam operasi SAR.

Meski hasil yang diperoleh tidak sesuai harapan, seluruh tim telah berupaya maksimal selama proses pencarian berlangsung.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya di sekitar saluran drainase dan gorong-gorong, terutama saat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi yang dapat memicu arus deras serta membahayakan keselamatan.