Kerugian materiil juga dialami oleh seorang pemilik toko bernama Daumi (56) yang diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta akibat bangunan tokonya rusak diterjang angin kencang.

Selain merusak bangunan, sebuah tiang listrik juga dilaporkan roboh sehingga kabel listrik putus dan melintang di jalan.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang, Agus Ikmaludin, mengatakan bencana hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa titik wilayah Pemalang, namun secara umum kondisi telah berhasil ditangani.

Akses jalan sudah mulai bisa dilalui kendaraan. Untuk titik di Jalan Raya Bantarbolang masih dilakukan penanganan kabel dan tiang listrik oleh pihak PLN Pemalang.

“Beberapa rumah yang terdampak juga sudah selesai dilakukan evakuasi pohon tumbang,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).

Ia menambahkan, kejadian tersebut menjadi pengingat pentingnya penataan dan pemangkasan pohon-pohon besar oleh dinas terkait guna mengurangi risiko bahaya bagi masyarakat saat terjadi cuaca ekstrem.