Pengamat militer Khairul Fahmi menilai bahwa latihan pengisian bahan bakar udara ke udara ini memiliki banyak manfaat terutama bagi TNI AU.

Menurutnya, latihan ini bukan hanya latihan teknis semata namun juga bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun kapasitas pertahanan. “Baik bagi Indonesia sendiri, maupun Amerika, ini terutama terkait dengan upaya memperkuat jejaring strategis, kemudian kesempatan pengembangan profesionalisme, peningkatan pemahaman prosedur-prosedur terutama dalam konteks skenario multinasional. Ini manfaatnya banyak kegiatan ini, yang kali ini temanya pengisian bahan bakar udara ke udara. Ini sangat penting bagi Angkatan Udara karena ini akan mempengaruhi jangkauan dari operasi pesawat tempur juga pesawat angkut strategis,” ungkap Khairul.

Menurutnya, dengan adanya latihan ini jangkauan operasi udara TNI AU dapat lebih luas karena tantangan dari Indonesia sendiri adalah luasnya wilayah yang harus dijaga oleh mereka.

“Saya kira karena Indonesia butuh latihan-latihan semacam ini terutama dalam konteks multinasional, ada transfer knowledge yang luar biasa dalam latihan-latihan seperti ini,” jelasnya.