“Dengan tetap berkomunikasi dan saling memberikan masukan secara langsung, kami dapat bekerja sama dengan lebih lancar. Ini semua tentang membangun kepercayaan dan pemahaman sehingga kami dapat beroperasi secara efektif sebagai sebuah tim,” tutur Amian.
Seiring dengan berjalannya latihan, kedua angkatan udara semakin mengasah kemampuan kesadaran wilayah udara mereka sehingga memperkuat komitmen mereka terhadap stabilitas regional.
Sementara itu, perencana latihan TNI AU Letkol Ripdho Utomo mengatakan berbagai manfaat penting dalam latihan bersama kali ini. “Kesempatan ini tidak hanya memperkuat kesiapan operasional kami tetapi juga memastikan kami memiliki kemampuan untuk mengamankan integritas wilayah kami,” kata Ripdho.
Pihak TNI AU sendiri, katanya, mengucapkan terimakasih kepada Garda Nasional Udara Hawaii atas dukungannya dalam menjaga kualifikasi dan sertifikasi mereka dan berharap kerja sama ini akan terus berlanjut.
Kemitraan bilateral antara Garda Nasional Udara Hawaii dan TNI dibentuk pada 2006, guna mendukung tujuan USINDOPACOM untuk meningkatkan hubungan pertahanan dan memperkuat kemampuan militer Indonesia.

