Polisi Kepri – Sebuah Kapal Speedboat Puskesmas Kepulauan Anambas mengapung akibat kehabisan bensin di antara Pulau Terkulai dan Pulau Penyengat, Kamis ( 04/11 ) sekitar pukul 21:30 Wib.

Kapal tersebut diketahui sedang membawa pasien dari Tarempa Kabupaten Anambas tujuan Tanjungpinang. Menurut keterangan saksi Ramsyah / Kapten Kapal mereka berangkat dari Tarempa Kab Anambas pada hari Kamis tanggal 03 November 2022 sekira pukul 09.00 wib, lalu sekira pukul 21.00 wib kapal yang di awaki ini mati mesin dikarenakan kehabisan bahan bakar di Perairan antara Pulau Terkulai dan Pulau Penyengat Kota Tanjungpinang, selanjutnya dari Dinas Kesehatan Kab Anambas langsung menghubungi Sat Polairud Polres Anambas.

Pada pukul 21.30 wib Sat Polairud Polresta Tanjungpinang yang dipimpin oleh Kanit Gakkum Ipda Freddy Simanjuntak, SH bersama anggota 5 anggota Sat Polairud Polresta Tanjungpinang bergerak menggunakan Kapal Patroli Sat Polairud Polresta Tanjungpinang dengan Nomor Lambung Kapal 2002. Pada titik koordinat N 0’55’55.95450”(LAT) E 104’23’8.47890” ( LONG )

Ipda Freddy Simanjuntak mengatakan mendapatkan informasi dari Kanit Gakkum Sat Polairud Polres Anambas Aipda Zainal bahwa ada 1 unit speed Puskesmas Kepulauan Anambas yang mengapung di antara Pulau Terkulai dan Pulau Penyengat Kehabisan Bahan Bakar

“Setelah mendapatkan informasi tersebut Sat Polairud Polresta Tanjungpinang langsung mendatangi TKP dan menemukan Speed Puskesmas Kab Anambas mengapung dengan kondisi mesin dalam keadaan Mati / kehabisan Bahan Bakar di perairan antara Pulau Terkulai dan Pulau Penyengat Kota Tanjungpinang,” jelasnya.

Adapun tindakan yang dilakukan oleh Sat Polairud Polresta Tanjungpinang yaitu mendatangi TKP dengan titik koordinat N 0’55’55.95450”(LAT) E 104’23’8.47890” ( LONG ) di Perairan antara Pulau Terkulai & Pulau Penyengat Kota Tanjungpinang.
Melakukan Pengecekkan Keselamatan terhadap para awak speed Puskesmas Keliling Kab. Anambas. Dan selanjutnya melakukan Evakuasi dengan cara menarik Speed Puskesmas Keliling Kab. Anambas ke Dermaga Pelantar II Tanjungpinang.