Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, (24/2). Prabowo berharap, Danantara bisa menjadi peluru yang mendongkrak pertumbuhan ekonomi tanah air sebesar delapan persen.
HMK, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya menegaskan, makna peluncuran Danantara Indonesia sangat penting, karena tidak hanya sekedar menjadi badan pengelola investasi, tapi juga diharapkan menjadi instrumen pembangunan nasional.
“Jangan salah, apa yang kita luncurkan hari ini bukan sekedar sebuah dana investasi melainkan instrumen alat pembangunan nasional yang harus bisa mengubah cara kita mengelola kekayaan bangsa demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia,” ungkap Prabowo.
Peluncuran tersebut ditandai penandatanganan Undang-undang No 1 Tahun 2025 tentang Perubahan ketiga atas UU No 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Peraturan Pemerintah No 10 Tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kelola Badan Pengelola Investasi Danantara.

