“PJS memiliki visi mewujudkan jurnalis yang berintegritas, kompeten, dan profesional. Visi ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Nilai-nilai tersebut harus terus kita bangun agar PJS semakin kuat dan memperoleh pengakuan sebagaimana yang kita harapkan,” ujar Mahmud.

Ia mengakui masih terdapat sejumlah persyaratan administrasi yang harus segera diselesaikan. Karena itu, seluruh pengurus daerah diminta mempercepat penyampaian dokumen yang telah diminta Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PJS.

Sementara itu, Ketua Dewan Penasehat PJS, Farij Aljawi, menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme wartawan di tengah pesatnya perkembangan dunia digital.

Menurutnya, jurnalis perlu memiliki spesialisasi dalam bidang liputan agar mampu menghasilkan karya jurnalistik yang lebih mendalam, akurat, dan berkualitas.

“Wartawan harus memiliki identitas profesi yang jelas, apakah fokus pada olahraga, politik, budaya, ekonomi, atau bidang lainnya. Selama ini banyak wartawan seolah menguasai semua bidang, padahal tanpa spesialisasi kualitas pemberitaan menjadi kurang maksimal,” tegasnya.