HARIANMEMOKEPRI.COM — Seorang anggota Polri berpangkat Bripka gugur ketika menyelamatkan wisatawan yang nyaris tenggelam di Pantai Pangandaran Jawa Barat, Jumat (10/1/2025).
Aksi Bripka Aditya Munartono ini menuai pujian atas keberanian dalam mempertaruhkan nyawanya demi menolong sesama telah menginspirasi banyak orang.
Aksi heroik Bripka Aditya Munartono mendapatkan apresiasi tinggi dari berbagai pihak. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan penghargaan tertinggi dengan kenaikan pangkat luar biasa anumerta,
Sehingga almarhum naik pangkat menjadi Aipda Anumerta Aditya Munartono. Di media sosial, banyak pengguna yang mengekspresikan rasa hormat dan bangga atas tindakan heroik Bripka Aditya.
Bripka Aditya Munartono dan rekannya, Bripka Wahyu, sedang berenang bersama keluarga di sekitar Pos 4 Pantai Barat Pangandaran.
Mereka berdua melihat seorang remaja putri, Sevina Azahra berusia 14 tahun, yang dalam keadaan hampir tenggelam.
Tanpa ragu, keduanya langsung bergerak untuk memberikan pertolongan. Namun, kondisi laut yang ganas, dengan ombak besar dan arus kuat, membuat upaya penyelamatan tersebut berisiko tinggi.
Bripka Aditya Munartono bersama dengan Sevina dan seorang saksi lain bernama Supri, terseret hingga 40 meter dari bibir pantai. Keadaan darurat ini menuntut keberanian dan pengorbanan nyata.
Meskipun Bripka Wahyu berhasil menyelamatkan diri dengan menggunakan boogie board, Bripka Aditya Munartono dan Sevina harus dievakuasi oleh kapal nelayan yang berada di lokasi.
Sayangnya, Bripka Aditya Munartono tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju RS Pandega Pangandaran.

