Para ahli arkeologi yang turun langsung ke lokasi pemukiman tua menemukan bahwa sebagian lorong tersebut dipenuhi oleh endapan lumpur dan sisa-sisa banjir masa lalu.

Keadaan lorong yang sangat rapuh membuat proses ekskavasi membutuhkan tingkat kehati-hatian yang tinggi agar tidak merusak pondasi bangunan bersejarah di atas tanah.

Bagi masyarakat urban yang menyukai wisata misteri, keberadaan ruang tersembunyi ini memberikan sensasi petualangan tersendiri yang memicu rasa ingin tahu yang sangat besar.

Aroma tanah basah dan udara dingin yang keluar dari celah-celah fondasi gedung kuno selalu berhasil membangkitkan bulu kuduk para penjelajah yang memberanikan diri mendekat.

Apakah terowongan bawah tanah ini benar-benar terhubung hingga ke kawasan benteng pertahanan utama atau sekadar sistem drainase berukuran raksasa buatan arsitek Eropa abad lampau?

Upaya Menyingkap Kegelapan Sejarah Ibu Kota

Jawaban pasti atas pertanyaan tersebut masih menyisakan teka-teki panjang yang belum terpecahkan secara tuntas oleh para sejarawan maupun penelusur jejak masa lalu.