Layar perak berukuran belasan meter di bioskop Jakarta Pusat malam itu bergetar hebat ketika dentuman bas dari pertunjukan musik langsung grup band indie asal Bandung membahana ke seluruh penjuru ruangan.
Ratusan penonton yang duduk rileks di kursi sofa empuk tampak ikut menyanyikan setiap bait lirik lagu kesayangan mereka sambil mengayunkan tongkat lampu berwarna-warni dengan antusiasme yang sama seperti penonton di lapangan terbuka.
Fenomena penayangan konser musik secara langsung melalui jaringan bioskop modern kini berkembang menjadi tren hiburan baru yang digandrungi masyarakat perkotaan di berbagai daerah Indonesia.
Sensasi menonton aksi panggung spektakuler dengan kenyamanan pendingin udara dan kualitas tata suara mutakhir menawarkan alternatif menarik bagi warga yang enggan berdesakan di bawah terik matahari atau guyuran hujan deras.
Perkembangan teknologi transmisi audio visual berkecepatan tinggi memungkinkan pihak pengelola teater menyiarkan penampilan musisi papan atas dari stadion besar secara waktu nyata tanpa gangguan jeda gambar yang mengganggu kenyamanan.

