Pintu misterius yang dilapisi karat tebal tersebut dipercaya mengarah langsung ke saluran air kuno yang bermuara di Pelabuhan Sunda Kelapa pada abad ketujuh belas.
Suasana di dalam lorong yang lembap dan gelap sering kali memicu imajinasi liar mengenai apa saja yang pernah tersimpan rapat di dalam kegelapan tersebut.
Suara gemericik air yang menggema dari dinding-dinding batu bata merah tua seolah menyuarakan ketakutan para tawanan perang yang pernah disekap di ruang tahanan bawah tanah.
Banyak orang sering membayangkan bagaimana para prajurit kolonial membawa peti-peti kayu berisikan harta karun dan dokumen rahasia melalui jalan tersembunyi yang kini telah tertimbun.
Proyek pembangunan infrastruktur transportasi modern di ibu kota beberapa kali secara tidak sengaja membentur struktur batu yang diperkirakan sebagai bagian dari terowongan itu.
Mitos dan Penemuan Arkeologis yang Membingungkan
Penemuan benteng tua yang tertimbun di bawah permukaan tanah semakin memperkuat dugaan bahwa pusat kota Batavia sebenarnya dirancang dengan sistem pertahanan dua tingkat.

