HARIANMEMOKEPRI.COM – Persoalan penerangan yang belum terselesaikan kembali menjadi perhatian warga Dusun II Tajur Resun, Desa Baran, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga.

Masyarakat setempat menggelar rapat internal untuk membahas kondisi tersebut sekaligus mencari langkah penyelesaian.

Pertemuan warga digelar bersamaan dengan kegiatan doa bersama dan tradisi memperingati Bulan Safar.

Di sela kegiatan tersebut, masyarakat memanfaatkan kesempatan untuk bermusyawarah mengenai berbagai persoalan yang dihadapi warga, salah satunya kebutuhan penerangan pada malam hari.

Dalam rapat itu, warga turut mengundang Kepala Desa Baran dan Kepala Dusun Tajur Resun untuk hadir dan mendengarkan langsung aspirasi masyarakat. Namun, kedua pihak yang diundang tidak hadir hingga rapat berlangsung.

Salah seorang warga, Amirudin (51), mengatakan pertemuan tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap kondisi kampung yang membutuhkan perhatian pemerintah desa.

“Rapat ini kami gelar untuk bermusyawarah dan mencari jalan keluar bersama mengenai persoalan penerangan di Dusun II Tajur Resun. Kami juga ingin menyampaikan langsung keluhan masyarakat kepada pemerintah desa,” ujar Amirudin.