PMII STAIN SAR Bintan Tegas Tolak Kedatangan TKA China

Avatar of Indra Priyadi

- Redaktur

Kamis, 13 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisariat Pmii Stain Sar Bintan Syafar

Ketua Komisariat Pmii Stain Sar Bintan Syafar

Harianmemokepri.com | Tanjungpinang — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia  (PMII) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sultan Abdurahman Kepulauan Riau, menolak secara tegas kedatangan TKA dari China ke Kabupaten Bintan, Kamis (13/20).

Ketua Komisariat PMII STAIN SAR Syafar mengatakan bahwa penolakan kedatangan TKA China ke Kabupaten Bintan salah satu alasannya adalah situasi pandemic Covid-19, sehingga apabila dibiarkan akan menjadi bumerang bagi masyarakat Kepri, terlebih lagi saat ini terdapat peningkatan kasus virus mematikan ini.

Syafar juga mengatakan bahwa pihaknya tidak sepakat dengan dalil pembenaran yang mengatakan bahwa kedatangan TKA China berkompeten dibidangnya, dan akan dikarantina terlebih dahulu untuk memutus mata rantai Covid-19.

“Permasalahan pertama menurut kami pemerintah menunjukkan sikap pesimistis terhadap potensi anak bangsa, kita katakanlah SDM di Bintan tidak memadai untuk memperlancar pekerjaan yang dibutuhkan, lantas apakah mesti harus TKA China, kenapa tidak memberikan kesempatan kepada tenaga kerja dari negara kita sendiri,” ungkapnya.

Syafar menambahkan, permasalahan yang ke dua adalah para TKA China mengikuti serangkaian protokol kesehatan sebelum bekerja di PT BAI , namun dipertanyakan siapa yang menjamin tidak terjangkit virus Corona.

“Contohnya saat Gubernur Kepri pulang pasca pelantikan di Jakarta, virus Covid-19 dapat bocor, bahkan ini salah satu pemicu melonjaknya Corona di Kepri ini, lantas bagaimana dengan dari luar negeri (China-Red),” ucapnya.

“Sekali lagi kami sahabat PMII STAIN SAR Bintan tidak anti terhadap perindustrian, kami mendukung Bintan menjadi pusat industri, akan tetapi pihak terkait harus mempertimbangkan dan dapat mengambil sikap tegas terhadap TKA China yang masuk ditengah melejitnya kasus Covid-19 ini,” tutup Syafar.

Berita Terkait

Kantor SAR Natuna Lakukan Kunjungan Kerja ke Kejaksaan Negeri Natuna
Ansar Ahmad Minta Warga Kepri Tetap Waspada Banjir Rob Akibat Pasang Tinggi
Pemprov Kepri Salurkan Bantuan Hibah APBD-P 2025 Seluruh Kabupaten/Kota
Kejati Kepri Ungkap Capaian Penanganan Kasus Korupsi Sepanjang 2025
Kejati Kepri Lakukan Pergantian Pejabat Strategis, Wakajati Diah Yuliastuti Resmi Menjabat
Kejati dan Pemprov Kepri Sepakati Penerapan Pidana Kerja Sosial, Berlaku Mulai 2026
Gubernur Kepri Turun Tangan Bersihkan Gurindam 12, 50 Tong Sampah Baru Dipasang
Mardana Surya Karma Ditunjuk Kembali Pimpin DPP KPK Periode 2025–2030

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 21:20 WIB

Kantor SAR Natuna Lakukan Kunjungan Kerja ke Kejaksaan Negeri Natuna

Selasa, 9 Desember 2025 - 11:47 WIB

Ansar Ahmad Minta Warga Kepri Tetap Waspada Banjir Rob Akibat Pasang Tinggi

Selasa, 9 Desember 2025 - 11:05 WIB

Pemprov Kepri Salurkan Bantuan Hibah APBD-P 2025 Seluruh Kabupaten/Kota

Senin, 8 Desember 2025 - 13:44 WIB

Kejati Kepri Ungkap Capaian Penanganan Kasus Korupsi Sepanjang 2025

Kamis, 4 Desember 2025 - 19:47 WIB

Kejati Kepri Lakukan Pergantian Pejabat Strategis, Wakajati Diah Yuliastuti Resmi Menjabat

Berita Terbaru