Baca Juga: Rumah Warga Dihantam Puting Beliung, BPBD Serta Satpol PP Tanjungpinang Bantu Pasangkan Atap Terpal

MCA-I II merupakan badan pengelola dana hibah dari Pemerintah Amerika Serikat melalui Millennium Challenge Corporation (MCC).

Dalam pengembangan Pelabuhan Kuala Riau tersebut sistem penganggaran yang dilakukan sepenuhnya melalui Bappenas dan program ini akan dilaksanakan secara bertahap yakni mulai dari tahun 2023 hingga 2027 dengan estimasi kebutuhan anggaran sebesar Rp740 Miliar.

Baca Juga: Tercatat 14 RT RW Ikut Caleg Ajukan Pengunduran Diri, Teguh Susanto: Penggantinya Telah Diproses Oleh Kelurahan

Adapun lingkup rencana Pengembangan Pelabuhan Kuala Riau melalui Program MCC meliputi pembangunan Dermaga kapal boat/yacht untuk penumpang komuter antar pulau.

Pembangunan Fasilitas reparasi kapal (docking), Pembangunan dermaga dari semula 215 m menjadi 400 m, Platform untuk parkir dan pergudangan serta area club & water sport.

Baca Juga: Kedapatan Buang Sampah Sembarangan, Akib Minta Fotokan Dan Lapor Ke Satpol PP

Kepada Tim MCC yang ikut dalam peninjauan itu, Kepala Bappenas Suharso Monoarfa berpesan agar pembangunan Pelabuhan Kuala Riau menggunakan konsep smart city dengan memperhatikan perubahan iklim.

Penanganan sampah serta alur pergerakan air baik dari darat maupun dari laut menuju ke darat juga harus diperhatikan guna menjaga pelabuhan jetty yang dibuat agar bisa bertahan lama.

Baca Juga: APBD Tanjungpinang Tahun 2024 Ditetapkan Sebesar Rp1,091 Triliun Lebih

“Jangan sampai apa yang kita bangun ini, hanya dapat dilihat 10 tahun sudah hancur semuanya, jadi diperhatikan betul semuanya pada studi kelayakan, agar diperhatikan secara seksama,” jelas Suharso Monoarfa.