Oleh karena itu, generasi muda Adhyaksa dituntut tidak hanya tangguh secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan mental.

“Kita harus berani berkata benar di tengah tekanan, tetap jujur meski tergoda jabatan dan materi, serta bijak dalam bertindak. Kehormatan seorang jaksa diukur dari keteguhannya memegang prinsip,” tegasnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh generasi muda Kejaksaan untuk terus belajar, berinovasi, dan menjadi pelopor perubahan di bidang hukum.

Menurutnya, dunia hukum modern membutuhkan insan yang adaptif terhadap perkembangan zaman namun tetap berpegang pada nilai-nilai keadilan.

Upacara yang berlangsung khidmat itu turut dihadiri Wakajati Kepri, para Asisten, Kabag TU, Kajari Tanjungpinang, Kajari Bintan, serta seluruh pegawai Kejati Kepri dan Kejari se-Kepri.

Mengakhiri amanatnya, Kajati Kepri mengajak seluruh insan Adhyaksa menjadikan momentum Hari Sumpah Pemuda sebagai sarana refleksi untuk memperkuat komitmen kebangsaan, gotong royong, dan semangat integritas.

“Mari bersama wujudkan Kejaksaan yang modern, berintegritas, dan dipercaya publik. Bersatu, berintegritas, dan berkeadilan untuk Indonesia Maju,” tutupnya.