HARIANMEMOKEPRI.COM – Pelantikan pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Kamis (10/9/2026) dinilai sebagai bagian dari penyegaran birokrasi yang wajar dalam pemerintahan.

Namun, Ketua Paguyuban Jambi di Provinsi Kepri, Gatot Indra Gunawan, berharap penyegaran tersebut juga membuka ruang yang lebih luas bagi putra-putri daerah, termasuk warga keturunan Jambi yang memiliki kompetensi untuk menduduki posisi strategis di lingkungan Pemprov Kepri.

Menurut Gatot, langkah penyegaran birokrasi yang dilakukan Gubernur Kepri Ansar Ahmad merupakan hal positif, terutama sebagai bentuk penghargaan kepada aparatur sipil negara (ASN) yang selama ini telah mengabdi dan memberikan kontribusi bagi pemerintahan.

“Sebagai Ketua Paguyuban Jambi yang ada di Provinsi Kepri, apa yang telah dilakukan Bapak Gubernur merupakan hal yang positif untuk penyegaran bagi ASN yang telah mengabdi dengan maksimal di Pemerintahan Provinsi Kepri,” ujar Gatot.

Meski demikian, Gatot berharap pemerintah juga memberikan kesempatan kepada masyarakat dari luar daerah yang memiliki kapasitas dan kompetensi untuk mengisi jabatan strategis, khususnya eselon II.

Ia juga menyampaikan aspirasi agar keluarga besar Jambi yang berada di Kepri dapat diberikan kesempatan berperan lebih aktif dalam pembangunan daerah.

“Kami juga berharap keluarga besar Jambi di dalam masyarakat dan di pemerintahan juga memberi peran aktif dalam pembangunan menuju Kepri maju,” katanya.

Gatot mengatakan, hingga saat ini belum ada putra Jambi yang diberikan kepercayaan menduduki jabatan eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri.

Padahal, menurut dia, terdapat sejumlah warga Jambi yang telah lama tinggal dan mengabdi di Kepri serta memiliki pengalaman dan kapasitas untuk menduduki jabatan tersebut.

“Keluarga besar kami ada yang sudah dan pantas untuk diberikan amanat menduduki posisi di eselon II,” ujarnya.

Ia berharap dalam setiap proses rotasi maupun promosi jabatan, aspek kompetensi dan rekam jejak tetap menjadi pertimbangan utama, sekaligus membuka kesempatan yang setara bagi seluruh kelompok masyarakat yang memiliki kemampuan.

Gatot juga menyinggung kemungkinan adanya pelantikan atau rotasi pejabat eselon II dalam waktu dekat.

Karena itu, ia berharap momentum tersebut dapat menjadi kesempatan bagi putra Jambi yang memenuhi persyaratan untuk mendapatkan amanah.

Menurutnya, hubungan antara Provinsi Kepri dan Jambi memiliki ikatan historis yang kuat dan tidak terpisahkan, baik dari sisi budaya maupun geografis.

“Saya orang Jambi sebagai sesepuh dan telah mengabdi kurang lebih 30 tahun serta telah berperan aktif. Belum ada orang Jambi diberikan kepercayaan untuk menduduki eselon II,” ungkapnya.

Ia menegaskan, aspirasi tersebut bukan bentuk tuntutan, melainkan masukan dari keluarga besar Jambi yang berada di Provinsi Kepri.

“Untuk itu saya berharap ada orang Jambi yang diberikan kepercayaan memegang amanah untuk membangun Kepri ke depan,” tegas Gatot.

Gatot juga berharap hubungan kekeluargaan antara masyarakat Jambi dan Kepri terus diperkuat melalui peran aktif dalam pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura.

“Suara saya ini merupakan masukan, permintaan dari keluarga besar yang ada di Provinsi Kepri,” pungkasnya.