HMK. STRASBOURG, PRANCIS — Satu orang tewas dan dua petugas polisi terluka parah dalam penikaman di Prancis timur saat demonstrasi pada Sabtu (22/2), kata jaksa setempat.
Jaksa Nicolas Heitz kepada kantor berita Prancis AFP mengatakan bahwa tiga petugas lainnya mengalami luka ringan dalam serangan di Kota Mulhouse, yang dilakukan oleh seorang tersangka berusia 37 tahun. Pelaku penikaman masuk dalam daftar pantauan pencegahan teror.
Daftar tersebut, yang disebut FSPRT, mengumpulkan data dari berbagai otoritas tentang orang-orang dengan tujuan mencegah radikalisasi “teroris”. FSPRT diluncurkan pada 2015 setelah serangan mematikan terhadap kantor majalah satir Charlie Hebdo dan supermarket milik orang Yahudi.
Penikaman di Monumen Genosida Yahudi di Berlin, Satu Pria Cedera
Tersangka menyerang petugas polisi setempat di Mulhouse sambil meneriakkan “Allahu Akbar” pada Sabtu sore, kata unit jaksa antiteror nasional Prancis, PNAT, dalam sebuah pernyataan.
Seorang pejalan kaki tewas saat mencoba melerai dan membantu polisi, kata kantor kejaksaan.

