“Horor telah menguasai kota kami,” kata Wali Kota Mulhouse Michele Lutz di Facebook. Insiden tersebut sedang diselidiki sebagai serangan teror, katanya, namun “hal ini jelas masih harus dikonfirmasi oleh pengadilan.”
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan pada Sabtu bahwa penikaman mematikan itu adalah “terorisme Islam,” setelah kantor kejaksaan anti-terorisme Prancis mengonfirmasi bahwa pihaknya sedang menyelidiki kasus tersebut.
“Tidak diragukan lagi ini adalah tindakan terorisme Islam,” kata Macron kepada wartawan di sela-sela acara pertanian tahunan Prancis, seraya menambahkan bahwa menteri dalam negeri sedang dalam perjalanan ke Mulhouse.
Tersangka telah ditangkap, kata kantor kejaksaan. [ft]
Beberapa informasi dalam laporan ini berasal dari Reuters.

