HARIANMEMOKEPRI.COM – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Tanjungpinang memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu dan ganja di halaman Mapolresta Tanjungpinang, Rabu (17/6/2026).
Pemusnahan tersebut merupakan tindak lanjut dari sejumlah pengungkapan kasus narkotika berhasil dilakukan Satresnarkoba Polresta Tanjungpinang bekerja sama dengan pihak Avsec Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang dan Bea Cukai.
Sebelum dimusnahkan, seluruh barang bukti terlebih dahulu diuji menggunakan alat Narkotes oleh tim Dokkes Polresta Tanjungpinang.
Hasil pengujian menunjukkan reaksi warna ungu yang menandakan barang tersebut positif mengandung narkotika.
Kegiatan pemusnahan turut disaksikan oleh Kasatresnarkoba Polresta Tanjungpinang AKP Lajun Siado Rio Sianturi, Kepala BNNK Tanjungpinang, perwakilan Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, Avsec Bandara RHF Tanjungpinang, serta kuasa hukum tersangka.
Kasatresnarkoba Polresta Tanjungpinang AKP Lajun Siado Rio Sianturi mengatakan, salah satu barang bukti yang dimusnahkan merupakan narkotika jenis sabu dengan berat keseluruhan 684,06 gram.
“Sabu ini kita dapatkan di Terminal Kargo Bandara RHF Tanjungpinang. Hingga saat ini tersangka masih dalam proses penyelidikan,” ujar AKP Lajun.
Ia menjelaskan, selain itu pihaknya juga memusnahkan barang bukti sabu seberat 1.315,4 gram yang berhasil digagalkan pengirimannya melalui kerja sama antara Avsec Bandara RHF Tanjungpinang dan kepolisian.
“Pelaku masih dalam penyelidikan. Kami mohon doa dan dukungan agar pelaku segera dapat diamankan,” katanya.
AKP Lajun juga mengungkapkan bahwa Satresnarkoba Polresta Tanjungpinang baru-baru ini kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika dengan barang bukti ganja seberat 4 kilogram dan sabu seberat 2,9 kilogram.
“Untuk pelaku dari kasus sabu dan ganja tersebut sudah berhasil diamankan dan saat ini menjalani proses hukum lebih lanjut,” ungkapnya.
Dalam proses pemusnahan, narkotika jenis sabu dimusnahkan dengan cara dilarutkan menggunakan air panas sebelum dibuang ke dalam septic tank.
Sementara itu, barang bukti ganja dimusnahkan dengan cara dibakar menggunakan wadah khusus yang dicampur minyak tanah.
Pemusnahan barang bukti tersebut merupakan bentuk komitmen aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Tanjungpinang dan sekitarnya, sekaligus memastikan barang bukti tidak disalahgunakan kembali.

