Nilai investasi tercatat mencapai Rp54,7 triliun atau naik 25,58 persen dibanding periode yang sama tahun 2024.
Saat ini PMDN menjadi penggerak utama perekonomian Batam. Tren PMA juga terus menunjukkan peningkatan.
“Kami berharap langkah strategis BP Batam dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan investasi dan ekonomi daerah,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Apindo Provinsi Kepri, Stanly Rocky, mengapresiasi capaian kinerja BP Batam.
Menurutnya, rencana dan kebijakan strategis BP Batam berkontribusi besar terhadap kemajuan iklim investasi.
“Melalui dialog seperti ini, kami percaya BP Batam akan semakin siap menjadikan Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing di Indonesia,” ungkap Stanly.

