Amsakar juga menegaskan pentingnya menjaga keadilan, mutu, dan keterjangkauan harga bahan pokok bagi masyarakat.
“Yang terpenting adalah masyarakat tetap mendapatkan bahan pangan berkualitas dengan harga yang wajar,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, Mardanis, menuturkan bahwa ke depan Bulog diharapkan memiliki kapasitas lebih besar dalam mengelola stok komoditas strategis seperti beras, gula, dan minyak goreng.
Ia menambahkan, pada bulan Desember biasanya terjadi lonjakan harga cabai. Karena itu, pemerintah bersama Bulog perlu menyiapkan langkah antisipatif melalui pola subsidi atau intervensi harga agar inflasi tetap terkendali hingga akhir tahun.
Audiensi tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah; Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Gufron; Kepala Bagian Ekonomi, Firman; serta Kepala Bidang Perdagangan, Wahyu.
Dengan langkah antisipatif dan koordinasi yang kuat antara Pemko Batam dan Bulog, diharapkan ketersediaan bahan pangan dan kestabilan harga tetap terjaga. Hal ini menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Batam yang sehat dan berkelanjutan. (ADV)

