Untuk orderan pembuatan ataupun perbaikan kapal diakui Ali cukup banyak saat ini. Hampir setiap Galangan kapal menerima pesanan pembuatan kapal. Namun karena kekurangan tenaga las sehingga pelaku industri Galangan kapal agak pesimis untuk bisa mengakomodir semua pesanan tersebut.
“Kita sudah duduk dengan pihak pemerintah, cuman belum ada solusi untuk masalah ini. Kita masih menunggu supaya ada terobosan untuk memenuhi kuota tenaga las di Batam dan Kepri ini,” terang Ali.
Baca Juga: Satpolair Polres Bintan Berikan Pelatihan Bintara Remaja Cara Evakuasi Korban di Laut
Pada kesempatan yang sama, Ahmad Surya, Wakil Ketua II DPRD Kota Batam akan mencoba memfasilitasi kebutuhan yang diresahkan oleh pengusaha Galangan kapal tersebut.
“Kita bersama unsur pimpinan dan komisi-komisi di DPRD Batam akan konsisten membantu kebutuhan pelaku usaha Galangan kapal ini.”
Baca Juga: Kredit Plus Buka Lowongan Kerja di Batam, Segera Daftarkan Dirimu dan Jadilah Bagian Dari Tim Mereka
“Mengingat, kebutuhan ini menjadi sangat vital dan mendesak guna meningkatkan perekonomian Kota Batam, khususnya mengakomodir kebutuhan investor,” tegas Wakil Ketua II DPRD Kota Batam Ahmad Surya

