HARIANMEMOKEPRI.COM — Wakil ketua II DPRD Kota Batam menerima kunjungan pengurus IPERINDO Provinsi Kepri di ruang pimpinan DPRD Kota Batam, Kamis (23/2023).
Kunjungan pengurus IPERINDO Provinsi Kepri ini dikarenakan meningkatnya pesanan kapal ke Perusahaan Galangan kapal di awal tahun 2023, menyebabkan Batam mengalami kekurangan tenaga las atau welder yang sesuai dengan kebutuhan di dunia industri Galangan kapal.
Kondisi ini pun diakui Ketua DPC Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO Provinsi Kepri) Ali Ulai sudah dialami sejak tahun 2022 lalu. Sehingga kondisi ini dikuatirkan menghambat proses pengerjaan pesanan kapal baru.
“Persoalan masih sama. Kita kekurangan tukang las. Galangan kapal butuh banyak tukang las tapi sekarang susah dapat tukang las,” ujar Ali Ulai.
Baca Juga: 5 Trik Psikologi Agar Orang Suka dengan Kita, Simak Selengkapnya
Untuk orderan pembuatan ataupun perbaikan kapal diakui Ali cukup banyak saat ini. Hampir setiap Galangan kapal menerima pesanan pembuatan kapal. Namun karena kekurangan tenaga las sehingga pelaku industri Galangan kapal agak pesimis untuk bisa mengakomodir semua pesanan tersebut.
“Kita sudah duduk dengan pihak pemerintah, cuman belum ada solusi untuk masalah ini. Kita masih menunggu supaya ada terobosan untuk memenuhi kuota tenaga las di Batam dan Kepri ini,” terang Ali.

